Kamis, 04 Agustus 2011

Tidak Usah Khawatir

Janganlah khawatir Tuhan. Aku baik-baik saja. Benturan-benturan hidup yang kulalui, sakit hati yang pernah merobek nurani, selalu menemaniku. Jadi, janganlah engkau memandangku seperti itu. Sakit hati dan benturan hidup sungguh mendewasakan aku, dan kadang membuat hati ini tahan banting, yaahh ... bisa juga sudah tahan peluru rasa. Ehm, peluru rasa? Tuhan, senyumMu sungguh cukup menyirami hati getir ini. Cukup Tuhan, aku akan selalu baik-baik saja. Jika suatu saat nanti aku tidak tahan saat perahu tubuh ini akan oleng, dan gempuran peluru rasa merobek hatiku lagi, kuambrukkan segala lelah ini sesaat saja. Dan, jika sudah hilang lelahku, aku janji akan melangkah lagi dengan senyum yang akan lebih mengembang dari waktu yang telah kulalui.
Tuhan, aku percaya, selalu ada Kamu. Jadi, janganlah mengkhawatirkan diriku, karena aku akan selalu baik-baik saja. Itu pasti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar