Selasa, 01 Mei 2012

Surga dan Neraka

Saat minggu pagi, anakku mbarep Pi bertanya padaku. "Papa, dimanakah surga dan neraka itu?" Akupun terdiam mendengar pertanyaan anakku. Ya, seusia dia yang baru 5 tahun 11 bulan,sangat mengusik nuraniku. Nurani sebagai seorang papa yang banyak mengerti hitam dan putih dunia ini. Kupandangi mata Pi, mata yang tajam dan penuh spiritual itu seakan menelanjangiku sebagai orang yang lebih "dewasa" bagi dia. Kududukkan Pi ke pangkuanku, dan jujur aku belum bisa menjawab pertanyaan yang sgt religius itu. Lompatan spiritualitasnya sangat cepat dan kadang Pi kecil mirip nabi di keluargaku. "Pa, kok belum jawab?" kata Pi menggoyangkan pundakku. "Begini Pi sayang, surga itu bisa terjadi saat kita disini, saat kita bahagia berarti kita di surga, saat ada kemarahan dan tangisan berarti kita di neraka." jawabku. Pi seakan memperhatikanku, dia tersenyum, manis banget. Lalu dia berdiri, terus bertanya sambil pergi," Trus, saat ini Papa berada di surga atau neraka?" Akupun terdiam. Kulihat putriku pergi sambil bawa boneka kesayangannya. Dalam hati kuberkata,"Ndhuk, buat papa keluarga kita adalah surgaku."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar