Selasa, 02 November 2010

Selalu Tersenyum

Dlam hidup,selalu saja ada jalan terjal. Kadang aku pun bisanya hanya menyalahkan.. dan jarang tuk instropeksi. Marah, kecewa, dan jengkel kadang menimbun segala kebaikan2 yang sebenarnya selalu ada untukku.
Suatu hari, di suatu pagi yang cerah, aku gendong putri kedua ku, Dikta. Aku lihat dia, ahh .. Ndhuk, engkau selalu tersenyum. Selalu melihat mataku. Seakan engkau ingin mengatakan,"Pa, Dikta selalu tersenyum apapun itu." Kupandangi wajahmu, kulihat senyummu lagi, sungguh lewat senyummu aku sungguh belajar dalam hidup ini. Apapun yang terjadi Tuhan, buatlah aku untuk tetap tersenyum meskipun kadang pahit kurasakan. Dikta, terima kasih ya sayang Papa kan berusaha untuk selalu tersenyum. Itu pasti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar