Selasa, 02 November 2010

"Semua Bunga Ikut Bernyanyi"

Tadi pagi, mentari sangat cerah dan lembut menyapa hatiku. Saat kuberbelok di gerbang tadi, sayup2 aku mendengar lagu "Semua Bunga Ikut Bernyanyi". Lagu gereja yang sewaktu ku kecil, aku suka tyk mendendangkannya. Aku ingat ayahku bernyanyi, dan ibuku dengan suara merdunya juga nimbrung ikut menyanyi... ah sangat mengesankan, dan terbang anganku akan beliau.
Ternyata tidak hanya beliau, aku jadi ingat Pi kecilku. Sepulang dari TK Theresia, dia bilang,"Pa, Pi tadi diajalin menali sama bu gulu." Aku pun tersenyum karena anakku masih 'celat'. Aku pandangi mata yang tajam itu...emm. mirip mataku ... dan kupegang pipinya sambil kuberkat,"Pa mau lihat sayang...."
Pi ku langsung turung dari pangkuanku, dan dia mengedahkan kepalanya sambil mengingat2 .. lalu dia mulai menyanyi .."Semua bunga ikut belnyanyi .. gembila hatiku ... segala lumput pun liang-liang .. Tuhan sumbel gembilakuu ..." sambil menyanyi dia menari .. emm .. aku terkesan ... tarian anakku yang jenaka .. sambil bernyanyi memuji Tuhan sangat menyodokku .. ahhh .. aku kadang kehilangan tarian dan nyanyian surga .... Tuhan maafkan aku. Tak terasa, dalam diam.. Pi kecilku sudah di depanku .. sambil manatap mataku .. dia bilang,"Pa, Papa melamun ya? Pa lihat talian Pi tidak?" Aku tatap mata anakku, kujulurkan tangan dan kugendong Pi kecil. Ya, aku belajar darimu Ndhuk ... tetap tersenyum dan gembira walau apa yang terjadi di hidup ini. GBU Ndhuk ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar