Senin, 19 April 2010

Lelah

Sudah jauh perjalananku. Suara kecapi yang timbul tenggelam kadang kaburkan anganku pada cita2 dan harapanku. Adakah air jatuh di gemericik air kan terbawa dalam sumber yang tak terbatas? Ataukah semua adalah sia2 tanpa makna yang tertulis di hamparan pasir? Hidup memang misteri. Hidup bawa kenangan2 yang tergores dalam tangis sesal. Tuhan, walau langkah kaki makin cepat dan terburu2 aku tetap menunggumu di gapura itu. Biar dingin dan panas datang menerjang. Biar masalah2 hidup buat menderukan degup jantung dan pikiranku,ku kan tetap bawa rosari mawar di pintuMu.
Tahukah Kau? Gerimis musim lalu robek silsilah moyangku. Berkendara dalam buaian masa lalu? Tuhan, ku ingin Kau tahu semua hatiku. Akhirnya hanya aku dan Engkau saja di meja perjamuan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar