Semua yang ada di dunia ini pasti bergerak dan berputar. Dapat dilihat dari gejala yang maha besar ( jagat raya ) dan maha kecil ( jagat atomik ). Bumi berotasi pada porosnya yang bersudu 23,5', bumi berotasi pada matahari, matahari berotasi pada galaxy ... dst. Dari sudut mikro, atom mengelilingi intinya, inti mengelilingi molekul, molekul mengelilingi zat, zat mengelilingi materi, materi mengelilingi benda, benda berada di bumi, dan bumi ,.......dst.
Sebnarnya apa yang dapat kita petik dari gejala ini? Gerak adalah suatu energi, energi itulah yang akan membuat setiap attodetik untuk selalu berubah dan merubah energi itu. Kalau dilihat dari perkembangan manusia, manusia dari pertemuan sel sperma dan sel telur ( ada gerak sehingga merupakan inti energi kehidupan ), kemudian Tuhan memberi energi ilahi dalam bentuk roh, kemudian setelah sembilan tahun, manusia lahir dalam bentuk bayi. Dengan berjalannya waktu, energi itu akan berevolusi dan bergerak secara linear atau eksponensial dan mewujud menjadi manusia yang dewasa dan pada akhirnya akan mati. Lalu di manakah enegi setelah itu ? Kita sebenarnya adalah pertemuan dua energi yaitu energi dunia ( sel sperma dan sel telur ) dan energi Ilahi. Kita diberi kebebasan untuk mengendalikan energi ini, jika kita dapat memenangi kehidupan ini yaitu menjadikan energi Ilahi tidak terkontaminasi, maka luluslah kita, dan kita ( sebentuk energi ) akan kembali di rumah energi yang sangat indah.. yaitu surga. Jadi, jagalah energi daya Ilahimu di setiap waktu dengan berbicara yang benar, berpikir yang benar, berbuat yang benar, dan selalu ingat akan Tuhan di setiap waktu karena pada prinsipnya kita adalah bagian dari Dia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar